Ayah Maafkan Aku

Ada seorang anak kuliah yang hampir selesai kuliahnya, setiap pulang kuliah, ia selalu melewat depan showroom dan selalu mengimpikan mobil sport yang ada di showroom itu, mersa keluarganya kaya, ia menganggap ia akan dibelikan mobil itu, namun dia berpikir, bagaimana caranya agar ia dapat dibelikan mobil itu, ada suatu hal yang terbesit di otaknya, yaitu dengan cara giat belajar , agar mendapatkan hasil yang memuaskan, ia p[ulang dan menghadap ayahnya

"yah, nanti kalau aku sudah lulus kuliah, belikan mobil sport yang ada di showroom "nama showroom" ya"

ayahnya tidak menjawab hanya tersenyum, mulai saat itu, anaknya giat sekali belajar, dan tiba hari kelulusan, ia melihat hasilnya dan ia mendapatkan peringkat pertama se-unversitasnya, ia lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. lalau ia pulang, sesampainya di rumah, ia dipanggil ayahnya ke ruang kerja ayahnya, lalu ayahnya berkata

"nak, ini hadiah kelulusanmu"kata ayahnya sambil menyerahkan satu kotak yang lumayan kecil

"apa ini yah..?" tanya anaknya

"buka saja" kata ayahnya

lalu anaknya membuka kotaknya dan isinya adalah injil (al kitab), ia langsung marah dan berkata

"ayah, aku minta mobil sport, bukan injil" katanya sambil melempar al kitab tadi ke mejakerja ayahnya, ayahnya hanya terdiam, sejak saat itu, ia kabur dari rumah selama 20 tahun dan ia sudah menjadi orang sukses, pada suatu waktu, ia teringat akan ayahnya, ia bilang kepada anaknya bahwa mereka sekeluarga akan berkunjung ke rumah kakeknya, anaknya senang, singkat cerita, ia sampai di rumah ayahnyaa, ia mendapatkan sebuah telegram yang isinya tentang kematian ayahnya, ia langsung menangis dan berlari ke ruang kerja ayahnya, kosong, sepi, dingin, jendela terbuka, beberapa kertas ayahnya terbang kemana-mana, lantai kotor dan berdebu, tapi ada satu barang yang sangat bersih, yaitu al kitab pemberian ayahnya dulu, ia menangis dan membuka al kitab tersebut, untuk mengenang ayahnya dulu, ternyaata, didalam al-kitab tersebut ada kunci mobil sport itu dan ada secarik kertas tang bertuliskan 'AYAH MEMBERIKAN KUNCI INI DI DALA AL KITAB AGAR KAMU TAK JAUH DARI AGAMA, AMBILAH MOBIL SPORT ITU, AYAH TELAH MEMBAYARNYA LUNAS' ia langsung menangis sekeras-kerasnya, sambil berkali-kali menyebut nama ayahnya.

0 komentar:



Posting Komentar